Halaman

Jumat, 13 Januari 2017

SUMBER DAYA MANUSIA BAGI ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN


Sonny Sumarsono (2003), Sumber Daya Manusia atau human recources mengandung dua pengertian. Pertama, adalah usaha kerja atau jasa yang dapat diberikan dalam proses produksi. Dalam hal lain SDM mencerminkan kualitas usaha yang diberikan oleh seseorang dalam waktu tertentu untuk menghasilkan barang dan jasa. Pengertian kedua, SDM menyangkut manusia yang mampu bekerja untuk memberikan jasa atau usaha kerja tersebut. Mampu bekerja berarti mampu melakukan kegiatan yang mempunyai kegiatan ekonomis, yaitu bahwa kegiatan tersebut menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan atau masyarakat.
M.T.E. Hariandja (2002) Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor yang lain seperti modal. Oleh karena itu SDM harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi.

Langkah-Langkah dalam Penyediaan SDM
            Sesuai dengan fungsinya untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya dari aspek sumber daya manusia. Perencanaan sumber daya manusia ditujukan pada proses peramalan dan penentuan kebutuhan sumber daya manusia di masa akan datang, maka proses penentuan tersebut dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut (Hariandja. 2002).
1.      Analisis beberapa faktor penyebab perubahan kebutuhan sumber daya manusia.
2.      Peramalan kebutuhan sumber daya manusia.
3.      Penentuan kebutuhan sumber daya manusia di masa yang akan datang.
4.      Analisis ketersediaan (supply) sumber daya manusia dan kemampuan perusahaan.
5.      Penentuan dan implementasi program.
           
Teknik Pengembangan Keterampilan
Pendidikan keterampilan merupakan salah satu bekal yang perlu diberikan kepada anak didik sehingga menjadi sosok-sosok yang berkemampuan tinggi. Dengan keterampilan inilah, peserta didik dipersiapkan dengan sebuah atau beberapa kemampuan yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan di masyarakat. Macam-macam pelatihan keterampilan kewirausahaan tersebut antara lain (Saroni, 2012):
1.      Keterampilan berupa kerajinan
2.      Keterampilan berupa pemberian jasa, seperti: perbengkelan, perbankan, asuransi, pergudangan, periklanan
3.      Keterampilan berupa agrarian, seperti: pertanian, perkebunan, pertenakan, perikanan
4.      Keterampilan perdagangan, seperti: perdagangan kecil, perdagangan besar
5.      Keterampilan industri makanan
6.      Keterampilan bidang kebutuhan rumah tangga
7.      Keterampilan pembuatan obat-obatan ringan

Motivasi dan Bentuk-Bentuk Komunikasi
Motivasi berasal dari kata motif (motive) yang berarti dorongan, sebab atau alasan seseorang untuk melakukan sesuatu. Menurut Gibson et al. (1996) menyatakan bahwa motivasi merupakan konsep yang digunakan untuk menggambarkan dorongan-dorongan yang timbul pada atau dalam diri seorang individu yang kemudian menggerakkan dan mengarahkan perilakunya.
Istilah komunikasi dalam bahasa inggris “communication” berasal dari bahasa latin “communicatio” dan perkataan ini bersumber pada kata “communis”. Kata communis mengandung arti sama, maksudnya sama makna. Sedangkan bentuk dari kata kerja “communicatio” adalah “communicare” yang artinya bermusyawarah, berunding atau berdialog. Aliran informasi di suatu organisasi dibagi menjadi dua dimensi, yaitu komunikasi secara internal dan eksternal. Komunikasi internal adalah proses penyampaian pesan-pesan yang berlangsung antar anggota organisasi, dapat berlangsung antara pimpinan dengan bawahan, pimpinan dengan pimpinan, maupun bawahan dengan bawahan. Komunikasi merupakan bagian yang penting dalam kehidupan kerja suatu organisasi. Hal ini dapat dipahami sebab komunikasi yang tidak baik mempunyai dampak yang luas terhadap kehidupan organisasi, misalnya konflik antar pegawai. Sebaliknya, komunikasi yang baik dapat meningkatkan saling pengertian, kerjasama dan kepuasan kerja.

KESIMPULAN

Langkah-langkah dalam penyediaan SDM adalah analisis beberapa faktor penyebab perubahan kebutuhan sumber daya manusia, peramalan kebutuhan sumber daya manusia, penentuan kebutuhan sumber daya manusia di masa yang akan datang, analisis ketersediaan (supply) sumber daya manusia dan kemampuan perusahaan, dan penentuan dan implementasi program. Pendidikan keterampilan merupakan salah satu bekal yang perlu diberikan kepada anak didik sehingga menjadi sosok-sosok yang berkemampuan tinggi. Istilah komunikasi dalam bahasa inggris “communication” berasal dari bahasa latin “communicatio” dan perkataan ini bersumber pada kata “communis”.

DAFTAR PUSTAKA

Hariandja, Marihot Tua Efendi. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Pengadaan, Pengembangan, Pengkompensasian, dan Peningkatan Produktivitas Pegawai. Jakarta: PT Widiasarana Indonesia
Saroni, Muhamad. 2012. Mendidik Dan Melatih Entrepreneur Muda. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media
Sonny Sumarsono. 2003. Manajemen Koperasi. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Enter your comment..